Kamis, 22 Agustus 2013

Assalamualaikum, yo, apa kabar temen sharing? mudah-mudahan baik ya. Nahh, ada kabar gembira buat temen-temen sharing khususnya yang vegetarian. Yupp, seperti judulnya kali ini saya akan share mengenai makanan alternatif buat yang ga bisa atau ga diperbolehkan makan daging. Selamat membaca :)

Bagi Anda seorang vegetarian yang mencari bahan makanan pengganti daging, maupun Anda yang mencari makanan lezat yang rendah kolesterol dan sarat nutrisi, nampaknya makanan yang satu ini menjadi pilihan yang tepat untuk Anda. Jamur. Ya, siapa yang tak kenal dengan tanaman yang sekarang telah banyak dibudidayakan ini? Selain lezat, jamur juga kaya manfaat kesehatan. Tak heran jika jamur saat ini menjadi sayuran favorit bagi vegetarian sebagai pengganti daging.


Jamur dalam bahasa Indonesia memiliki arti sebagai tubuh buah yang lunak atau tebal dari sekelompok anggota fungi yang biasanya muncul dari permukaan tanah atau substrat tumbuhnya. Bentuk umum jamur biasanya menyerupai payung, walaupun ada juga yang tampak seperti piringan. Beberapa jamur aman dimakan manusia bahkan beberapa dianggap berkhasiat obat, seperti jamur merang (Volvariela volvacea), jamur tiram (Pleurotus), jamur kuping (Auricularia polytricha), jamur kancing atau champignon (Agaricus campestris) dan jamur shiitake (Lentinus edulis).

Jamur dan Diet Vegetarian
Tekstur jamur yang kenyal, renyah dan gurih tentu sangat menggugah selera. Selain itu, jamur sangat cocok untuk dimasak menjadi berbagai macam variasi masakan. Itulah sebabnya, jamur sering dipilih menjadi pengganti daging dalam menu vegetarian.

Kandungan Nutrisi
Jamur telah digunakan selama ribuan tahun, baik sebagai makanan maupun bahan pengobatan. Penelitian juga menunjukkan bahwa jamur dapat meningkatkan produksi dan aktivitas sel-sel darah putih, sehingga baik untuk melawan infeksi. Lalu apa saja kandungan nutrisi dalam jamur yang membuatnya memiliki manfaat kesehatan yang begitu besar?

Protein. Jamur memiliki kandungan protein sebesar 2,2 gram dalam tiap 100 gram jamur rebus atau memasok 4% kebutuhan protein dalam tubuh Anda.

Serat. Sebagai makanan yang masuk dalam kategori sayuran, jamur tentu juga kaya serat. Dalam tiap 100 gram jamur rebus, terdapat 2,2 gram serat atau sekitar 9% dari kebutuhan serat harian Anda.

Vitamin C. Tiap 100 gram jamur rebus akan memasok 4 mg vitamin C (7% kebutuhan vitamin C harian). Vitamin ini sangat dibutuhkan untuk memelihara dan memperbaiki sel-sel tubuh, juga mendukung penyembuhan luka.

Vitamin D. Vitamin D yang terkandung dalam 100 gram 100 gram jamur rebus mencapai 21 IU atau sekitar 5% dari kebutuhan tubuh. Vitamin D ini membantu penyerapan kalsium di usus, di mana keduanya diperlukan untuk pertumbuhan tulang yang sehat.

Thiamin. Thiamin sangat berperan dalam metabolisme energi, terutama bagi sistem saraf dan otot. Dan dalam 100 gram jamur rebus mengandung 0,1 mg thiamin (5% kebutuhan).

Riboflavin. Sebanyak 0,3 mg riboflavin terkandung dalam 100 gram jamur rebus. Ini berarti dapat memasok 18% kebutuhan riboflavin atau vitamin B12 tubuh Anda. Vitamin ini sangat penting bagi pembentukan sel darah merah, antibodi, pernafasan sel dan sebagainya.

Niacin. Niacin atau vitamin B3 memiliki banyak fungsi dalam menghasilkan energi dalam sel serta penting untuk sistem saraf dan otak Anda. Mengkonsumsi 100 gram jamur rebus akan memasok 4,5 mg niacin dalam tubuh Anda atau mencukupi 22% kebutuhan niacin Anda.

Folat. Folat merupakan nutrisi yang penting untuk sintesa sel baru, sehingga ibu hamil sangat perlu mencukupi folat dalam tubuhnya untuk menunjang pertumbuhan dan perkembangan janin. Dan tiap 100 gram jamur rebus mengandung 18 mcg folat atau memenuhi 5% kebutuhan harian folat Anda.

Asam Pantotenat. Tiap 100 gram jamur rebus memiliki kandungan 2,2 mg asam pantotenat atau vitamin B5 (22% kebutuhan harian), yang sangat penting untuk metabolisme karbohidrat dan lemak menjadi energi.

Kandungan Mineral
Tembaga.Tembaga merupakan mineral penting yang ikut berperan dalam pembentukan sel darah merah atau hemoglobin. Dalam 100 gram jamur rebus mengandung 0,5 mg atau memenuhi 25% kebutuhan tembaga tubuh Anda.

Besi. Zat besi juga merupakan salah satu mineral yang penting untuk sintesa sel darah merah, juga merupakan komponen penting bagi berbagai fungsi tubuh. Dan dengan mengkonsumsi 100 gram jamur rebus, berarti Anda memasok 1,7 mg zat besi atau memenuhi 10% kebutuhan zat besi harian Anda.

Potasium. Mencukupi kebutuhan potasium akan membantu tubuh terhindar dari stres serta membantu fungsi sel-sel otot, saraf dan kelenjar dalam tubuh. Dan dalam 100 gram jamur rebus mengandung 356 mg potassium (memenuhi 10% kebutuhan).

Fosfor. Fosfor pentingi untuk pembentukan tulang dan gigi. Dan dengan mengkonsumsi 100 gram jamur rebus akan membantu mencukupi 9% kebutuhan fosfor Anda atau sekitar 87 mg.

Selenium. Selain bertindak sebagai antioksidan, trace mineral ini juga diyakini memperbaiki sistem imunitas dan fungsi kelenjar tiroid. Dan tiap 100 gram jamur rebus mengandung 11,9 mcg selenium atau memenuhi 17% kebutuhan selenium harian Anda.

Karena termasuk sayuran yang mudah rusak, terutama jika terkena air, maka pilihlah jamur yang kering, utuh dan bersih. Sebelum menyimpan jamur di lemari es, sebaiknya jangan mencuci jamur, cukup bungkus jamur dengan kantong kertas yang kering dan bersih.

Nahh, demikian cerita tentang jamurnya, buat temen-temen yang belum pernah cobain jamur, ga ada salahnya ko sesekali nyobain. Bingung mau cari dimana makanan dengan bahan jamur? temen-temen bisa langsung samperin aja rumah makan vegetarian, sekarang udah banyak ko. 

Oke deh mungkin cukup sekian dulu dari saya, kurang dan lebihnya mohon dimaafkan. Kalo ada manfaatnya silahkan diambil, yang ga bermanfaat monggo ditinggalkan. Sampai ketemu di tulisan selanjutnya, akhir kata Wassalamualaikum..

Sumber

0 komentar:

Posting Komentar