Kamis, 06 September 2012

Pengertian Polusi
Mungkin sebagian dari kita udah pada paham yahh apa itu Polusi, tapi perkenankanlah saya untuk memberikan sedikit dari apa yang saya ketahui tenteng Polusi ini nih, hhe... 

Polusi adalah masuk atau dimasukannya makhluk hidup atau zat energi ke dalam suatu lingkungan, atau pengertian lainnya yaitu berubahnya tatanan lingkungan yang diakibatkan oleh manusia maupun alam sehingga lingkungan tersebut menjadi tidak sesuai dengan peruntukannya. Sementara zat yang menyebabkan polusi itu sendiri disebut Polutan.

Pada intinya polusi itu akan kita rasakan saat kita sudah mulai merasa kurang nyaman dengan lingkungan di sekitar kita. Mungkin dapat kita ambil contoh, saat kita berada disebuah ruangan, lalu tiba-tiba ada orang yang merokok, pasti lama-kelamaan kita bakalan ngerasa kurang nyaman. Yapp, karena udara di sekitar kita udah kecampur sama asap rokok.

Untuk lebih jelasnya mari kita bahas lebih lanjut mengenai Polusi ini, mulai dari Tempat Terjadinya, Jenis Polutannya sampai ke Tingkat Pencemarannya. Yukk lanjut lagi... :D

Polusi berdasarkan tempat terjadinya
Polusi berdasarkan tempat terjadinya dibagi menjadi 3 jenis, yaitu Polusi Udara, Polusi Air dan Polusi Tanah. Nahh.. Sekarang saatnya kita bahas satu persatu nih..

1. Polusi Udara
Polusi Udara atau disebut juga dengan pencemaran Udara, adalah kehadiran satu atau lebih substansi fisik, kimia, atau biologi di atmosfer dalam jumlah yang dapat membahayakan kesehatan makhluk hidup. Nah, jenis pencemar pada pencemaran udara ini nih dibagi lagi menjadi dua jenis, ada jenis pencemar primer dan pencemar sekunder.



Pencemar Primer adalah substansi pencemar yang ditimbulkan langsung dari sumber pencemaran udara. Contohnya karbon monoksida, karena ia merupakan hasil dari pembakaran. Selanjutnya Pencemaran Sekunder, Pencemaran Sekunder adalah substansi pencemar yang terbentuk dari reaksi pencemar-pencemar primer di atmosfer. Pembentukan ozon dalam smog fotokimia adalah sebuah contoh dari pencemaran udara sekunder.

Sumber Polusi Udara
Mungkin banyak juga yah sumber-sumber dari polusi udara ini, nah.. berikut adalah beberapa contohnya..

>>Dari kegiatan manusia
 - Transportasi
 - Industri
 - Pembangkit listrik
 - Pembakaran (perapian, kompor, furnace,[insinerator]dengan berbagai jenis bahan bakar
 - Gas buang pabrik yang menghasilkan gas berbahaya seperti (CFC)

>>Dari sumber alami
 - Gunung berapi
 - Rawa-rawa
 - Kebakaran hutan
 - Nitrifikasi dan denitrifikasi biologi

>>Sumber-sumber lain
 - Transportasi amonia
 - Kebocoran tangki klor
 - Timbulan gas metana dari lahan uruk /tempat pembuangan akhir sampah
 - Uap pelarut organik

>>Jenis-jenis bahan atau polutan dari polusi udara diantaranya, yaitu..
 - Karbon monoksida
 - Oksida nitrogen
 - Oksida sulfur
 - CFC
 - Hidrokarbon
 - Volatile Organic Compounds
 - Partikulat

Dampak dari Polusi Udara

Secara garis besar polusi udara dibagi menjadi partikulat dan polusi gas...

>>Partikulat

Partikulat (partikel) adalah pencemaran udara yang dapat berada bersama-sama bahan / bentuk pencemaran lain, macam-macam partikulat..
a. Aerosol, tersebarnya partikel halus zat padat atau cairan dalam gas atau udara.
b. Kabut (fog), aerosol yang berupa butiran air yang berada diudara.
c. Asap (smoke), campuran antara butir padatan dan cairan terhembus melayang diudara.
d. Debu (dust), aerosol yang berupa butiran melayang diudara karena adanya hembusan angin.
e. Fume, aerosol yang berasal dari kondensasi uap logam.
f. Plume, asap yang keluar dari cerobong asap suatu industri.
g. Smoge, campuran dari smoke dan fog.

>>Gas

Berikut adalah macam-macam polusi udara berupa Gas beserta sumber dan dampaknya..
a. Sulfur Dioksida (SO2), dihasilkan oleh batu bara, bahan bakar minyak yang mengandung sulfur, pembakaran limbah pertanah, dan proses dalam industri. Dampak: efek iritasi pada saluran napas sehingga menimbulkan gejala batuk dan sesak napas.
b. Hidrogen Sulfida (H2S), dihasilkan dari kawah gunung yang masih aktif dan dapat menimbulkan bau yang tidak sedap, dapat merusak indra penciuman (nervous olfactory)
c. Nitrogen Oksida (N2O), Nitrogen Monoksida (NO), Nitrogen Dioksida (NO2), gas-gas ini berasal dari berbagai jenis pembakaran, gas buang kendaraan bermotor, peledak, pabrik pupuk. Efek: mengganggu sistem pernapasan dan melemahkan sistem pernapasan paru dan saluran napas sehingga paru-paru mudah terserang infeksi.
d. Amoniak (NH3), berasal dari proses industri. Amoniak menimbulkan bau yang tidak sedap menyengat. Dan dapat menyebabkan gangguan sistem pernapasan, bronchitis, merusak indra penciuman.
e. Karbon Dioksida (CO2), Karbon Monoksida (CO), Hidrokarbon, semua hasil pembakaran menghasilkan gas ini, begitu juga proses industri. Gas ini menimbulkan efek sistematik, karena meracuni tubuh dengan cara pengikatan hemoglobin yang amat vital bagi oksigenasi jaringan tubuh akibatnya apabila otak kekurangan oksigen dapat menimbulkan kematian. Dalam jumlah kecil dapat menimbulkan gangguan berpikir, gerakan otot, gangguan jantung.

Berikut adalah beberapa dampak lainnya dari Polusi Udara..
a. Dampak kesehatan
Substansi pencemar yang terdapat di udara dapat masuk ke dalam tubuh melalui sistem pernapasan. Jauhnya penetrasi zat pencemar ke dalam tubuh bergantung kepada jenis pencemar. Partikulat berukuran besar dapat tertahan di saluran pernapasan bagian atas, sedangkan partikulat berukuran kecil dan gas dapat mencapai paru-paru. Dari paru-paru, zat pencemar diserap oleh sistem peredaran darah dan menyebar ke seluruh tubuh.

Dampak kesehatan yang paling umum dijumpai adalah ISNA (infeksi saluran napas atas), termasuk di antaranya, asma, bronkitis, dan gangguan pernapasan lainnya. Beberapa zat pencemar dikategorikan sebagai toksik dan karsinogenik.

memperkirakan dampak pencemaran udara di Jakarta yang berkaitan dengan kematian prematur, perawatan rumah sakit, berkurangnya hari kerja efektif, dan ISNA pada tahun 1998 senilai dengan 1,8 trilyun rupiah dan akan meningkat menjadi 4,3 trilyun rupiah di tahun 2015.

b. Dampak terhadap tanaman
Tanaman yang tumbuh di daerah dengan tingkat pencemaran udara tinggi dapat terganggu pertumbuhannya dan rawan penyakit, antara lain klorosis, nekrosis, dan bintik hitam. Partikulat yang terdeposisi di permukaan tanaman dapat menghambat proses fotosintesis.

c. Hujan asam
pH biasa air hujan adalah 5,6 karena adanya CO2 di atmosfer. Pencemar udara seperti SO2 dan NO2 bereaksi dengan air hujan membentuk asam dan menurunkan pH air hujan. Dampak dari hujan asam ini antara lain:
Mempengaruhi kualitas air permukaan
Merusak tanaman
Melarutkan logam-logam berat yang terdapat dalam tanah sehingga memengaruhi kualitas air tanah dan air permukaan
Bersifat korosif sehingga merusak material dan bangunan

d. Efek rumah kaca
Efek rumah kaca disebabkan oleh keberadaan CO2, CFC, metana, ozon, dan N2O di lapisan troposfer yang menyerap radiasi panas matahari yang dipantulkan oleh permukaan bumi. Akibatnya panas terperangkap dalam lapisan troposfer dan menimbulkan fenomena pemanasan global.
Dampak dari pemanasan global adalah:
Peningkatan suhu rata-rata bumi
Pencairan es di kutub
Perubahan iklim regional dan global
Perubahan siklus hidup flora dan fauna

e. Kerusakan lapisan ozon
Lapisan ozon yang berada di stratosfer (ketinggian 20-35 km) merupakan pelindung alami bumi yang berfungsi memfilter radiasi ultraviolet B dari matahari. Pembentukan dan penguraian molekul-molekul ozon (O3) terjadi secara alami di stratosfer. Emisi CFC yang mencapai stratosfer dan bersifat sangat stabil menyebabkan laju penguraian molekul-molekul ozon lebih cepat dari pembentukannya, sehingga terbentuk lubang-lubang pada lapisan ozon.

Nahh, bagaimana? mungkin untuk sekarang cukup sampai disini dulu yah pembahasannya, Insyaallah akan saya lanjutkan lagi pembahasan-pembahasan berikutnya mengenai Polusi Air dan Polusi Tanah. Semoga ada manfaatnya buat kita semua dan mudah-mudahan membawa kebaikan, akhir kata saya ucapkan terimakasih dan sampai jumpa dipembahasan berikutnya. Wassalamualaikum...

Referensi: http://id.wikipedia.org/wiki/Pencemaran_udara, http://education.poztmo.com/2012/02/makalah-mengenai-polusi-udara.html
Categories:

0 komentar:

Poskan Komentar